Cerita dari sabtu sore di Yogyakarta
25 Juli 2009 Sore di Yogyakarta,
Di Jalan Dewi sartika No. 18, Sagan Yogyakarta tepatnya Own Cafe, Greenpeace berkumpul dengan para supporter yang ber domisili di Yogyakarta dan sekitarnya.
Tidak disangaka acara kumpul Supporter di Yogyakarta sangat ramai sekitar 100 supporter hadir walaupun hujan deras sempat mengguyur kota Yogyakarta pada awal acara. Acara yang di pandu oleh dua orang tim DDC Greenpeace Indra dan widi di mulai dengan sambutan dari Mas Budi sebagai Fundraising Manager Greenpeace Indonesia dan Mba Yaya sebagai Country Representative Greenpeace Indonesia menyampaikan kata pembuka kepada para supporter yang hadir.

Acara game di mulai dengan menghafal orang di dekatmu, dalam waktu 5 menit para supporter harus saling mengenal minimal 10 orang dan hasilnya ada 5 supporter yang mampu menghafal dengan cepat.
Setelah saling mengenal Greenpeace memutar film kampanye-kampanye Greenpeace sebagai salah satu media yang dapat menginspirasi seseorang mengapa mereka menjadi supporter Greenpeace. Tak kalah dengan film, Arif Fiyanto Juru kampanye iklim dan energi dan Tessya dycrk Juru kampanye nuklir memberikan update secara langsung kepada para supporter sejauh mana perkembangan kampanye mereka di Asia tenggara.

Acara gathering ini sangat padat tidak hanya para supporter mendengarkan tetapi mereka berkesempatan untuk merasakan aksi bersama Greenpeace dalam NVDA Game. Apasih NVDA? Non-Violent Direct Action (Aksi langsung tanpa kekerasan) Para supporter dapat merasakan sejenak rasanya menjadi aktivis Greenpeace yang berada di depan sebuah perusahaan besar perusak lingkungan Indonesia. Menguatkan diri tanpa mengeluarkan kata-kata atau melakukan hal kekerasan dan percaya bahwa aksi ini dapat membawa perubahan untuk lingkungan tentu sangat sulit.

Acara di tutup dengan lelang kaos Greenpeace, ada 6 kaos yang di lelang. Salah satu Kaos “FOREST CRIME PATROL” berhasil di lelang dengan angka yang WOW Rp. 700.000 untuk kaos tersebut. Di balik cerita kaos tersebut adalah kaos kampanye hutan pada awal Greenpeace Indonesia berdiri.
Sabtu sore di Yogyakarta memang sangat berkesan, Semangat dan keramahan Yogyakarta semoga terus di ikuti di kota-kota lainnya….
Maturnuwun Supporter Yogyakarta…

Sigit Sugianto
Supporter Services
Aktivis On-line di Indonesia juga bisa!
Hello,
Terima kasih telah menyempatkan mampir ke Blog Greenpeace Asia Tenggara.

Perkenalkan nama saya Arie, New Media Campaigner (pengelola media On-line) Greenpeace Asia tenggara untuk Indonesia. Di bandingkan dengan 2 negara di kantor Greenpeace Asia Tenggara (Thailand dan Filipina), On-media Greenpeace di Indonesia masih sangat baru dalam pengelolaannya. Kami unit komunikasi di Greenpeace berusaha berlari mengejar dan melampaui 2 negara lain yang sudah melesat lebih dahulu.
Pada bulan Mei hingga Juli 2009 adalah bulan yang sangat menegangkan untuk Greenpeace on-line media. Kampanye hutan dan kampanye energi di Indonesia. Memberitakan dan mengajak publik di Indonesia ikut serta menyelamatkan Indonesia.
Di awali kampanye nuklir yang menargetkan para pembaca on-line di Indonesia menjadi pembaca pertama untuk komik nuklir pertama di Dunia. Dan puji syukur kepada tuhan antusias masyarakat Indonesia sangat tinggi,
komik ini akan di pakai di beberapa negara lain di dunia untuk menyerukan anti-nuklir.
Kampanye hutan untuk Pemilu 2009 “PILIH HUTAN UNTUK MASA DEPAN” juga mendapatkan hits yang bagus dan sangat luar biasa. kami menyediakan semua informasi partai mana saja yang mempunyai visi dan misi penyelamatan hutan. tanpa menyudutkan atau membesarkan satu partai karena pemilu rakyatlah yang memilih. setelah pemilu legislatif berakhir dengan damai kami pun memberikan informasi para calon presiden mana yang mempunyai fokus penting tentang penyelamatan hutan. Dan tentu pada kampanye tersebut masyarakat kami undang masyarakat Indonesia untuk ikut mempertanyakaan kesungguhan mereka pada penyelamatan hutan. Dalam waktu yang cukup singkat kami pun mendapat feedback yang luar biasa dari masyarakat Indonesia.
Dengan semua kampanye dan sambutan yang luar biasa pada report bulanan Greenpeace Asia tenggara TOP 10 Page Website Greenpeace Indonesia menempati urutan nomer WAHID ( No.1) …YiiiPiiieee….!
Para pengguna Facebook yang telah menjadi fans di www.facebook.com/GreenpeaceIndonesia menjadi salah satu yang membanggkan. saat ini tercatat 51.000 lebih telah bergabung bersama kami. Angka yang sangat indah untuk unit komunikasi Greenpeace Indonesia.
Media On-line adalah salah satu alat Greenpeace untuk berkampanye dan meninspirasi melakukan perubahan untuk menyelamatkan hutan dan lingkungan hidup di Indonesia.
Mungkin ada pertanyaan besar di kepala kami : Apakah menjadi aktivis On-line itu berpengaruh?
Sebuah kalimat dari Brian Fitzgerald seseorang yang kami tuakan di Greenpeace On-line :
“Saya melihat online aktivis menghentikan reprocessing tanamanan dengan nuklir di Jepang, Saya telah melihat dukungan kepada perusahaan Apple untuk berkomitmen untuk menghilangkan racun kimia, Saya melihat peralihan industri wisata bersatu dan berjuang di Iceland untuk menyelamatkan ikan paus, Saya telah melihat bagaimana mendorong perusahaan bermerek DOVE melakukan perundingan dan negoisasi untuk ikut menyelamatkan hutan alam dari penghancuran perkebunan kelapa sawit untuk produk-produk mereka, Saya melihat pemerintah Argentina menyetujui undang-undang perlindungan hutan. Tidak ada satupun keraguan : Aktivis Online mempengaruhi semua itu.”
Selamat datang di Greenpeace dan semoga kamu mengingat untuk CLICK your mouse and strike the ‘enter’ key to save the planet.
Saya yakin aktivis On-line di Indonesia juga bisa!
Salam Hijau Nan Damai,
Arie
Sabtu Sore Di Yogyakarta bersama Greenpeace
|
||||
|
Sabtu Sore di YOGYA Bersama Greenpeace
Greenpeace secara global saat ini telah di dukung oleh sekitar 2,9 Juta supporter dan 20,000 supporter di Indonesia, termasuk Anda. Untuk mempererat hubungan antara supporter Greenpeace, kami mengundang Anda untuk menghadiri Greenpeace Supporter Gathering. Dalam rangka memperkenalkan Program Kampanye terbaru Greenpeace pada masyarakat luas. Kehadiran Anda, teman dan keluarga anda akan sangat berharga bagi kami untuk mendukung program kampanye Greenpeace yang akan datang. Acara ini akan kami laksanakan pada : Sabtu, 25 Juli 2009 14.30 – 18.00 wib OWN Cafe Jl. Dewi Sartika No.18, Sagan, Yogyakarta Pemutaran Film Greenpeace Bincang-bincang dengan Campaigner Greenpeace Lelang Kaos Greenpeace Games Free Merchandise Acara ini GRATIS, tapi tempat terbatas, silahkan registrasi ke Supporter Services Greenpeace di : 1. Telpon : 021-3156533 (Senin – Jumat, 10.00 wib – 17.00 wib) 2. SMS : 021-32839760 3. email : supporterservices.id@greenpeace.org (sertakan nama lengkap dan tlp/hp) Batas akhir registrasi, Jumat, 17 Juli 2009 Salam Hijau Damai,
Sigit Sugianto Supporter Services Greenpeace Southeast Asia |
|
|
Greenpeace hadir karena bumi yang rapuh ini perlu suara.© 2009 |
Direct Dialogue Venue
Halo semua,
Selama bulan Juli team Direct Dialogue Greenpeace bisa anda temui di kota anda di tempat-tempat berikut :
Klik disini untuk Mendukung Greenpeace
JAKARTA
Mal Ciputra : 29 Juni – 12 Juli 2009
Mall Of Indonesia ( MOI) : 10 Juli – 2 Agustus 2009 “Mid Year Festival” by JC Production – level LG
Grand Indonesia (east mall) : 22 Juni – 5 Juli 2009
Mal Puri indah : 20 – 26 Juli 2009
Blok M Plaza : 29 Juni-5 Juli 2009
JCC (Bobo Fair) : 1 Juli – 5 Juli 2009
PRJ (Indonesia Motor Show) : 24 Juli – 2 Agustus 2009
Pondok Indah Mall – North Skywalk : 13-19 Juli 2009
The Plaza Semanggi “Plangi” : 13-19 Juli “Green Days”
LIVE PERFORMANCE 19 Juli at atrium Plangi
- Mini Talk Show: Save Our Forests*
- Music Performance: NEO & Zamzam (Rap Superstar)
Simposium Nasional, Balai Sidang Univ. Indonesia & FMIPA UI : 23-26 Juli
BANDUNG
SEMARANG
ADA Swalayan Majapahit 22 juni – 5 Juli
Giant Semarang 6 – 12 juli
Java Mall 13-26 juli
Jateng Fair 24 juli – 18 agust
YOGYAKARTA
Malioboro mall 26 juni – 1 juli
Mirota Batik 26 juni – 9 juli
Indogrosir Jl. Magelang 2-15 juli
Sapphire Square 2-15 juli
Ambarukmo Praza 16-30 juli
SURABAYA
Gramedia Surabaya Expo 22 juni -5 juli
Bobo Fair Dyandra event, 8 -12 juli
Royal Plaza 14- 20 juli
Cellular Show Dyandra Event, 24 – 28 juli
Pilih Hutan Untuk Masa Depan

Joko Arif - Juru Kampanye Hutan
Berdasarkan studi ADB yang diterbitkan awal Mei lalu, kawasan Asia Tenggara memproduksi sekitar 12% emisi gas rumah kaca dari total produksi gas rumah kaca di seluruh dunia pada tahun 2008. Dengan trend pertumbuhan ekonomi yang positif dan populasi penduduk yang besar, maka diperkirakan emisi gas rumah kaca yang dihasilkan oleh Asia Tenggara akan semakin meningkat dalam beberapa tahun mendatang.
Indonesia sebagai negara dengan wilayah terluas dan memiliki populasi penduduk terpadat di Asia Tenggara merupakan kontributor terbesar gas rumah kaca di kawasan ini, dengan kontribusi lebih dari 58%. Selain sebagai penyumbang terbesar emisi gas rumah kaca, Indonesia juga menempatkan diri sebagai salah satu negara yang paling rentan terhadap dampak-dampak dari perubahan iklim, tidak hanya di Asia Tenggara, tapi juga di dunia. Berbagai bencana yang terkait dengan perubahan iklim telah terjadi hampir di seluruh wilayah negeri ini. Mulai dari banjir, kekeringan, tanah longsor, badai tropis, sampai meningkatnya prevalensi penyakit-penyakit tropis yang yang terkait dengan perubahan iklim, seperti malaria, demam berdarah dan diare .

Paradi Debat Calon Presiden di Jogjakarta
Menurut data dari Kementerian Negara Lingkungan Hidup Republik Indonesia, sepanjang tahun 2008 saja, tidak ada satu bulan yang bebas dari bencana terkait perubahan iklim di negeri ini. Berbagai bencana yang terkait dengan perubahan iklim datang silih berganti di berbagai wilayah Indonesia, menewaskan ratusan korban jiwa, dan menyebabkan kerugian finansial triliunan rupiah.
Emisi gas rumah kaca yang dihasilkan oleh Indonesia, datang dari dua sektor utama, yaitu sektor kehutanan dan sektor energi. Sektor kehutanan berkontribusi sebesar 75% dari total emisi gas rumah kaca yang diproduksi Indonesia, sementara sektor energi dan transportasi menyumbang 25% sisanya.
Tahun 2007 lalu, Indonesia bahkan mencatatkan rekor di Guinnes Book of Records sebagai negara dengan laju penggundulan hutan tercepat didunia, dengan kecepatan penggundulan hutan sebesar 1,8 Juta hektar pertahun, atau setara dengan luas 300 lapangan bola dalam satu jam.
Kerusakan hutan yang terjadi di Indonesia terutama sekali diakibatkan oleh pembukaan hutan alam dan lahan gambut secara besar-besaran untuk dijadikan lahan perkebunan kelapa sawit, industri pulp and paper, dan pertambangan yang beroperasi di areal hutan lindung.
Komitmen politik dibutuhkan untuk melindungi hutan Indonesia
Besarnya kerugian yang harus ditanggung oleh Indonesia akibat berbagai bencana perubahan iklim yang akan semakin intensif ini seharusnya menjadikan isu penyelamatan hutan sebagai salah satu isu penting yang harus segera ditangani secara serius oleh pemerintah. Salah satu upaya yang harus dilakukan untuk melindungi hutan Indonesia adalah dengan menerapkan moratorium penebangan hutan untuk membantu mengerem emisi gas rumahkaca Indonesia, menjaga kekayaan keanekaragaman hayati dan melindungi kehidupan jutaan penduduk yang bergantung pada hutan di seluruh Indonesia.
Di dalam berbagai kesempatan, pemerintah selalu menyampaikan janji-janji manis untuk melindungi hutan Indonesia. Namun yang terjadi justru sebaliknya, pemerintah malah banyak mengeluarkan kebijakan-kebijakan yang merusak hutan alam dan lahan gambut, yang kaya akan karbon. Ditengah-tengah kurangnya kesadaran masyarakat banyak akan pentingnya isu penyelamatan hutan, lemahnya implementasi hukum dan mandegnya mekanisme demokrasi untuk memperkuat masyarakat dalam mempengaruhi pengambilan keputusan, sebuah komitmen politik yang kuat dari pemimpin bangsa adalah salah satu jalan utama untuk melindungi hutan Indonesia yang tersisa dan menjauhkan Indonesia dari ancaman dahsyat dampak perubahan iklim.
Disinilah pentingnya kita memahami Pemilu Presiden 2009 sebagai sebuah kesempatan emas untuk melihat kesungguhan dan komitmen politik calon-calon pemimpin bangsa dalam upayanya menyelamatkan hutan Indonesia.
Hampir sama dengan Pemilu Legislatif pada bulan Maret lalu, sehubungan dengan Pemilu Presiden kali ini, Greenpeace juga berusaha untuk menyampaikan beberapa informasi mengenai program kerja masing-masing calon Presiden yang berkaitan dengan lingkungan hidup, terutama yang berhubungan dengan penyelamatan hutan Indonesia.
Kalau hanya sekedar aktifitas menanam pohon, anak TK dan SD juga sudah biasa. Oleh karena itu sebaiknya Presiden yang kita pilih adalah Presiden yang memiliki visi misi yang berhubungan dengan lingkungan hidup dan program kerja yang berhubungan langsung dengan penyelamatan hutan Indonesia. Tapi selain visi dan misi dan penjabarannya dalam program kerja, salah satu hal penting yang perlu juga diperhatikan adalah rekam jejak masing-masing calon Presiden dalam konteks lingkungan hidup, agar kita bisa mendapatkan gambaran yang lebih jelas atas komitmen mereka untuk melindungi hutan Indonesia.
Sekarang sudah saatnya kita sebagai warga negara yang memiliki hak pilih dengan tegas memilih pemimpin yang dapat diandalkan dengan memilih hutan untuk masa depan!


