Greenpeace Asia Tenggara


Posisi Greenpeace Mengenai Tuduhan Antek Asing

Posted in Greenpeace,Hutan,Kelapa Sawit,iklim,penjahat hutan,supporter by Blogger Greenpeace on the April 23rd, 2010

Kampanye Greenpeace untuk menghentikan beberapa oknum perusahaan besar kelapa sawit yang dalam operasinya melakukan perusakan hutan mendapat tanggapan luas dari berbagai kalangan. Debat publik seperti ini sangat positif demi tercapainya kemajuan industri sawit yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.

Seperti di dalam pemberitaan sebuah media masa pada 20 April 2010 yang berjudul “Indonesia Galang Kampanye Putih Sawit” yang mengutip pernyataan dari sekretaris GAPKI (Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia) bahwa Greenpeace menerima dana dari Uni Eropa.  Kami tegaskan bahwa ini adalah tuduhan yang tidak benar bahkan cenderung sembrono karena tidak disertai bukti.

Karena salah satu nilai dasar Greenpeace yang telah mendapat reputasi internasional adalah independensi. Greenpeace adalah Lembaga Swadaya Masyarakat yang punya kebijakan tidak menerima donasi dari pemerintah dan perusahaan. Tujuan dari kebijakaan kami ini  adalah menjaga independensi. Sumber pendanaan Greenpeace didapatkan dari lebih 3 juta orang (Supporter) di seluruh dunia yang melakukan donasi rutin setiap bulan dan di Indonesia sendiri sekitar 30 ribu orang telah menjadi bagian dari supporter Greenpeace.

Beberapa pihak menghembuskan berita yang tidak benar bahwa kampanye kelapa sawit kami adalah untuk merusak industri sawit di Indonesia karena Greenpeace ditunggangi oleh kepentingan industri Eropa. Padahal sudah sangat jelas bahwa Greenpeace tidak anti industri kelapa sawit. Bahkan mendukung industri kelapa sawit yang  sudah menjadi primadona ekonomi Indonesia dengan membuka lapangan kerja dan pemasukan bagi negara.

Berkaitan dengan kampanye kelapa sawit dan kaitannya dengan pembabatan hutan, tujuannya tidak lain untuk menghentikan oknum perusahaan besar melakukan perusakan hutan, yang telah sangat merugikan lingkungan Indonesia, mengancam keanekaragaman hayati dan masyarakat lokal yang hidupnya bergantung pada hutan, yang kemudian berdampak buruk terhadap perubahan iklim Indonesia maupun dunia.

Greenpeace terus mendesak pemerintah dan dunia usaha untuk memajukan industri sawit dan meningkatkan taraf hidup petani kecil dengan cara melakukan intensifikasi demi meningkatnya produktivitas kebun sawit di lahan yang telah ada. Satu-satunya yang anti bagi Greenpeace adalah perusakan lingkungan yang dilakukan secara tidak bertanggung jawab. Pembukaan perkebunan dengan merusak hutan alam yang ada.

Kampanye Greenpeace dilakukan setelah melakukan berbagai riset dan penelitian di berbagai wilayah Indonesia. Saat meminta secara keras perusahaan tersebut untuk menghentikan perusakan hutan, Greenpeace juga menyertakan bukti-bukti perusakan hutan yang masih mereka lakukan, bahkan lengkap dengan foto lokasi dan posisi GPS.

Seharusnya demi kemajuan industri sawit Indonesia di dunia internasional, pemerintah (Departemen Pertanian) dan dunia usaha harus menyelidiki dan menindaklanjuti laporan bukti-bukti kami dan menghentikan perusakan yang terjadi. Langkah ini jauh lebih bermanfaat bagi lingkungan dan perekonomian Indonesia dibanding melancarkan kampanye hitam terhadap LSM lingkungan terutama Greenpeace, sambil terus membiarkan perusakan lingkungan terus terjadi.

Selama ini belum ada pernyataan dari Departemen Pertanian apakah bukti yang disodorkan Greenpeace itu benar maupun salah, setelah melakukan penyelidikan mengenai hal ini. Kami melihat sikap ini tidak menghormati pernyataan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono beberapa pekan lalu yang menyatakan menghargai upaya LSM lingkungan termasuk Greenpeace, dan meminta pemerintah bekerja sama dengan LSM lingkungan demi menyelamatkan lingkungan Indonesia.

Kami juga melihat selama ini pemerintah dan industri sangat berfokus pada ekspansi (perluasan) perkebunan kelapa sawit dan mengabaikan peningkatan produktivitas termasuk petani sawit. Kami melihat justru jika pemerintah dan industri mulai menaruh perhatian kepada peningkatan produktivitas, tidak hanya meningkatkan daya saing produk CPO Indonesia di pasar internasional, tetapi juga akan meningkatkan kesejahteraan petani.

Bustar Maitar
Juru Kampanye Hutan
Greenpeace Asia Tenggara

Tulisan ini juga dimuat di Harian Media Indonesia Jumat, 23 April 2010 halaman 29.

Dukungan Masyarakat Riau

Posted in Copenhagen,Greenpeace,Hutan,Kamp Pembela Iklim,Riau,Teluk Meranti,UNFCCC,iklim,perdagangan karbon,supporter by Blogger Greenpeace on the November 17th, 2009

Kejutan yang sangat mengharukan dari warga Teluk Meranti pada Minggu 15 November 2009. Mencegah para aktivis Greenpeace untuk meninggalkan Kamp karena desakan polisi palalawan.

Menatap Rimba yang Dulu Perkasa

Posted in Copenhagen,Greenpeace,Hutan,Kamp Pembela Iklim,Kelapa Sawit,Riau,Teluk Meranti,UNFCCC,iklim,supporter by Blogger Greenpeace on the November 4th, 2009

“Oh jelas kami kecewa… Menatap rimba yang dulu perkasa
Kini tinggal cerita Pengantar lelap si Buyung…”

gp_concert-20091103-30251

Dari tepian Sungai Kampar, Riau, para relawan di Kamp Pelindung Iklim menyanyikan dengan semangat lagu lawas gubahan Iwan Fals yang menggambarkan keprihatinannya atas kondisi hutan yang telah hancur. Rekaman gambar tersebut ditampilkan langsung di hadapan penggubahnya, Iwan Fals, dalam event Aksi Sosial Iwan Fals untuk Semenanjung Kampar, yang digelar oleh Greenpeace bekerjasama dengan Tiga Rambu (manajemen Iwan Fals) di Komunitas Salihara Jakarta, 3 November lalu.

Film pendek yang menggambarkan para relawan yang bernyanyi diiringi petikan gitar –yang senarnya kurang satu itu, juga menampilkan rekaman gambar-gambar kerusakan hutan gambut di Semenanjung Kampar yang masih terus berlangsung sampai saat ini.

gp_concert-20091103-3089-edit

Dalam event ini Iwan Fals menyumbangkan sejumlah dana kepada Jikalahari (Jaringan Kerja Penyelamatan Hutan Riau), mitra kerja Greenpeace di Riau, selain mempersembahkan 4 buah lagu kepada para supporter dan relawan Greenpeace serta para undangan lainnya yang hadir di Komunitas Salihara, Jakarta. Iwan Fals dalam kesempatan ini menyatakan keprihatinannya, betapa lagu yang dia gubah di tahun 1982 tersebut masih sangat relevan dengan kondisi yang ada di tahun 2009.

Ini berarti selama lebih dari dua dekade kondisi hutan dan lingkungan hidup kita tidak kunjung membaik, dan bahkan semakin parah. Dengan suaranya yang khas, Iwan Fals kembali menyuarakan keprihatinannya kepada dunia dan menyerukan perlawanan terhadap kondisi yang ada pada saat ini.

Ratusan undangan dan puluhan jurnalis terpaku menyaksikan penampilan Iwan Fals yang luar biasa pada siang hari itu. Sepanjang event yang berlangsung sekitar 2 jam ini, Iwan tak hentinya mengugah kita semua yang hadir untuk bertindak, sekecil apapun, demi masa depan anak-cucu yang akan mewarisi bumi ini dari kita. Iwan juga menyatakan dukungan penuh atas apa yang Greenpeace lakukan dalam menyelamatkan hutan dan bumi kita.

Greenpeace memberikan sebuah akar kering dari lahan gambut di Kampar. Tapi ini bukan hadiah tetapi sebuah peringatan jangan membuat akar gambut di kampar mengering karena pembukaan lahan.

gp_concert-20091103-2975-edit

Tak dapat dipungkiri, penampilan Iwan Fals dan dukungannya kepada Greenpeace akan memberikan inspirasi dan menambah semangat para aktivis dan relawan Greenpeace serta masyarakat di Semenanjung Kampar yang saat ini berada di garis depan dalam upaya melawan perusakan hutan yang mengakibatkan perubahan iklim.

Terima kasih Bang Iwan..! Akan kami sampaikan salammu dan kami teruskan semangatmu kepada kawan-kawan kami di Semenanjung Kampar sana.

–Arie & Yaya

Direct Dialogue Venue di Bulan Agustus

Posted in Direct Dialogue,Greenpeace,supporter by arieutami on the August 4th, 2009

Hei,

Kamu biasa bertemu pasukan hijau Greenpeace ada di tempat-tempat di bawah ini loh….

SEMARANG :
Jateng Fair  1-18 agustus
Gramedia Pandanaran  19-28 agustus

JOGJA :
Gramedia Sudirman  1-20 agustus
Cinema XXI             21 agustus – 3 September  :


JAKARTA

PRJ Motor Show                                                1 – 2 Agustus 2009

TM Book Store Detozz:                                      1 – 9 Agustus 2009

ITC Permata Hijau                                              3 – 9 Agustus 2009

Bekasi Square                                                   3 – 9 Agustus 2009

Pluit Junction                                                     17 -30 Agustus 2009

Metro Mall Bekasi                                              17 – 30 Agustus 2009

Citozz                                                               31 Agustus – 6 September 2009

Pluit Junction                                               17-30 Agustus 2009

SURABAYA
Gramedia Manyar Surabaya                    1-5 Agustus
Citywalk Pakuwon Surabaya                   7-17 Agustus
Surabaya Townsquare (SUTOS)                24-30 Agustus

line-height: normal;”>BANDUNG

Kings dan griya pahlawan                                     1-9 agustus

Jambore petualang indonesia-ranca upas          7-9 agustus

Metro margahayu                                                   10-17 agustus

Griya tasikmalaya                                                      14-30 agustus

BIP                                                                             10-17 agustus

Gramedia merdeka                                                 21 – 30 agustus

Jangan ragu dan takut untuk berbicara langsung ke pada pasukan hijau. Kami berkampanye dan membutuhkan dukungan dari anda….

Greenpeace adalah organisasi kampanye independen. Dukungan finansial dari individu-individu seperti anda adalah tulang punggung untuk kampanye-kampanye Greenpeace. Kami menolak donasi dari pemerintah, perusahaan atau partai-partai politik dan lembaga lainnya sehingga kami bebas menyuarakan dan mengekspos kejahatan-kejahatan lingkungan dimanapun terjadi.

Kalo gak sempet ketemu bisa klik di sini dukung kami

Salam Hijau nan damai

Direct Dialogue Campaigner Team

Cerita dari sabtu sore di Yogyakarta

Posted in Greenpeace,gathering,iklim,supporter by Sigit on the July 31st, 2009

25 Juli 2009 Sore di Yogyakarta,

Di Jalan Dewi sartika No. 18, Sagan Yogyakarta tepatnya Own Cafe, Greenpeace berkumpul dengan para supporter yang ber domisili di Yogyakarta dan sekitarnya.

Tidak disangaka acara kumpul Supporter di Yogyakarta sangat ramai sekitar 100 supporter hadir walaupun hujan deras sempat mengguyur kota Yogyakarta pada awal acara. Acara yang di pandu oleh dua orang tim DDC Greenpeace Indra dan widi di mulai dengan sambutan dari Mas Budi sebagai Fundraising Manager Greenpeace Indonesia dan Mba Yaya sebagai Country Representative Greenpeace Indonesia menyampaikan kata pembuka kepada para supporter yang hadir.

supporter yogya

Acara game di mulai dengan menghafal orang di dekatmu, dalam waktu 5 menit para supporter harus saling mengenal minimal 10 orang dan hasilnya ada 5 supporter yang mampu menghafal dengan cepat.

Setelah saling mengenal Greenpeace memutar film kampanye-kampanye Greenpeace sebagai salah satu media yang dapat menginspirasi seseorang mengapa mereka menjadi supporter Greenpeace. Tak kalah dengan film, Arif Fiyanto Juru kampanye iklim dan energi dan Tessya dycrk Juru kampanye nuklir memberikan update secara langsung kepada para supporter sejauh mana perkembangan kampanye mereka di Asia tenggara.

nvda

Acara gathering ini sangat padat tidak hanya para supporter mendengarkan tetapi mereka berkesempatan untuk merasakan aksi bersama Greenpeace dalam NVDA Game. Apasih NVDA? Non-Violent Direct Action (Aksi langsung tanpa kekerasan) Para supporter dapat merasakan sejenak rasanya menjadi aktivis Greenpeace yang berada di depan sebuah perusahaan besar perusak lingkungan Indonesia. Menguatkan diri tanpa mengeluarkan kata-kata atau melakukan hal kekerasan dan percaya bahwa aksi ini dapat membawa perubahan untuk lingkungan tentu sangat sulit.
T-shirt

Acara di tutup dengan lelang kaos Greenpeace, ada 6 kaos yang di lelang. Salah satu Kaos “FOREST CRIME PATROL” berhasil di lelang dengan angka yang WOW Rp. 700.000 untuk kaos tersebut. Di balik cerita kaos tersebut adalah kaos kampanye hutan pada awal Greenpeace Indonesia berdiri.
Sabtu sore di Yogyakarta memang sangat berkesan, Semangat dan keramahan Yogyakarta semoga terus di ikuti di kota-kota lainnya….

Maturnuwun Supporter Yogyakarta…

 

 

 

Sigit Sugianto
Supporter Services

Sabtu Sore Di Yogyakarta bersama Greenpeace

Posted in Direct Dialogue,Greenpeace,gathering,supporter by Blogger Greenpeace on the July 6th, 2009
Greenpeace Southeast Asia!
Juli 2009
Greenpeace Supporter Gathering – Yogyakarta

Sabtu Sore di YOGYA Bersama Greenpeace

Greenpeace secara global saat ini telah di dukung oleh sekitar 2,9 Juta supporter dan 20,000 supporter di Indonesia, termasuk Anda. Untuk mempererat hubungan antara supporter Greenpeace, kami mengundang Anda untuk menghadiri Greenpeace Supporter Gathering. Dalam rangka memperkenalkan Program Kampanye terbaru Greenpeace pada masyarakat luas. Kehadiran Anda, teman dan keluarga anda akan sangat berharga bagi kami untuk mendukung program kampanye Greenpeace yang akan datang. Acara ini akan kami laksanakan pada :

Sabtu, 25 Juli 2009

14.30 – 18.00 wib

OWN Cafe

Jl. Dewi Sartika No.18, Sagan, Yogyakarta

Pemutaran Film Greenpeace Bincang-bincang dengan Campaigner Greenpeace Lelang Kaos Greenpeace Games Free Merchandise

Peta Own Cafe

Acara ini GRATIS, tapi tempat terbatas, silahkan registrasi ke Supporter Services Greenpeace di :

1. Telpon : 021-3156533 (Senin – Jumat, 10.00 wib – 17.00 wib)

2. SMS : 021-32839760

3. email : supporterservices.id@greenpeace.org (sertakan nama lengkap dan tlp/hp)

Batas akhir registrasi, Jumat, 17 Juli 2009

Salam Hijau Damai,

Sigit Sugianto

Supporter Services

Greenpeace Southeast Asia

Greenpeace hadir karena bumi yang rapuh ini perlu suara.© 2009
Greenpeace Southeast Asia – Indonesia Office
Jl. Cimandiri 24, Cikini, Jakarta, Indonesia 10330
Email : info.id@greenpeace.org